Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mabes TNI AD Evaluasi TMMD Reguler 124 di Jepara, Fokus Air untuk Irigasi
Advertisement . Scroll to see content

Penipuan Berkedok Program Makan Gratis Mulai Merebak, TNI Beri Penjelasan!

Sabtu, 04 Januari 2025 | 11:58 WIB
  • author Taufik Budi
Penipuan Berkedok Program Makan Gratis Mulai Merebak, TNI Beri Penjelasan!
Penipuan Berkedok Program Makan Gratis Mulai Merebak, TNI Beri Penjelasan!

DEMAK, iNewsDemak.id – Penipuan bermodus program makan gratis kini menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Demak. Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Kav Maryoto, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menyikapi tawaran mencurigakan yang mengatasnamakan program resmi.  

"Di beberapa wilayah Indonesia, banyak warga menjadi korban penipuan program makan gratis. Pelaku menggunakan nama Kodim atau Badan Gizi Nasional (BGN) dengan berbagai modus, seperti orderan fiktif dan perekrutan mitra palsu," ungkap Letkol Maryoto, Jumat (3/1/2025).  

Di Kabupaten Demak, modus penipuan serupa telah terdeteksi. Pelaku biasanya menargetkan pelaku usaha katering atau penyedia makanan, menawarkan kerja sama palsu terkait program makan gratis. Beruntung, beberapa masyarakat segera mengonfirmasi kebenaran tawaran tersebut ke Koramil atau Kodim sebelum menjadi korban.  

Prosedur Resmi Mitra BGN

Letkol Maryoto menegaskan bahwa perekrutan mitra resmi untuk program makan bergizi gratis oleh BGN dilakukan melalui prosedur yang jelas. Proses ini mencakup pengisian formulir pendaftaran dan pengunggahan dokumen yang dipersyaratkan melalui situs resmi mitra.bgn.go.id.  

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati jika menerima tawaran mencurigakan, baik melalui telepon, surat, proposal, atau pesan di grup chat. Pastikan untuk mengonfirmasi ke Kodim atau Pasi Teritorial, Lettu Czi Kamidi," tegasnya.    

Kodim 0716/Demak berharap masyarakat lebih selektif dan tidak mudah tergiur oleh tawaran tidak jelas asal-usulnya. Dengan langkah antisipatif ini, warga Kabupaten Demak diharapkan dapat terhindar dari penipuan serupa.  

 

 

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut