Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Normalisasi Selesai, 8 KA Jalan Pelan Lewati Jalur Gubug-Karangjati
Advertisement . Scroll to see content

Sungai Lusi dan Tuntang Penyebab Banjir di Grobogan, BPBD Siaga

Selasa, 21 Januari 2025 | 08:46 WIB
  • author Manik Priyo
Sungai Lusi dan Tuntang Penyebab Banjir di Grobogan, BPBD Siaga
Sungai Lusi dan Tuntang Penyebab Banjir di Grobogan, BPBD Siaga (Foto: Ilustrasi/ iNews/Ilham N)

GROBOGAN, iNEWSDEMAK.ID - Kabupaten Grobogan terus memantau dampak banjir yang terjadi setelah dua hari hujan deras yang melanda daerah tersebut. Enam kecamatan, termasuk Gubug, Kedungjati, dan Purwodadi, terkena dampak dengan ketinggian banjir yang bervariasi hingga 50 cm. 

Kalaksa BPBD Kabupaten Grobogan, Wahyu Yri Dharmawanto, menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan penanganan intensif untuk meminimalkan kerusakan lebih lanjut. "Kami terus memantau wilayah yang terdampak dan berupaya untuk mempercepat pemulihan," ungkapnya. 

Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan petugas untuk membawa warga yang membutuhkan, terutama lansia dan balita. Hal ini menjadi prioritas untuk memastikan mereka mendapat perlindungan dan pelayanan pasca-banjir secepatnya. 

Wahyu juga menyoroti bahwa Kabupaten Grobogan berada di antara dua sungai besar yang berpotensi menyebabkan banjir jika terjadi peningkatan debit air. Sungai Tuntang dapat memengaruhi wilayah Kedungjati, sementara Kali Lusi dapat berdampak pada wilayah lain seperti Purwodadi dan Grobogan. 

Pihak BPBD berharap agar curah hujan segera berkurang, karena jika terus berlanjut, wilayah lain seperti Penawangan dan Klambu yang memiliki aliran dari Kali Serang juga berpotensi terdampak. 

Sunarti, warga Purwodadi, mengungkapkan bahwa genangan air di pusat kota Purwodadi terpantau cukup tinggi, meski masih bisa dilewati oleh kendaraan bermotor. Namun, banjir mengganggu aktivitas warga di area tersebut. 

Meskipun air mulai surut di beberapa wilayah, BPBD Kabupaten Grobogan tetap memastikan semua langkah mitigasi dan pemulihan dilakukan dengan maksimal untuk mengurangi dampak lebih lanjut. 

 

 

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut