Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief Assegaf Meninggal Dunia karena Stroke
Advertisement . Scroll to see content

Bayi 5 Bulan Korban Longsor Petungkriyono, Ditemukan Meninggal di Pohon Bambu

Rabu, 22 Januari 2025 | 22:08 WIB
  • author Taufik Budi
Bayi 5 Bulan Korban Longsor Petungkriyono, Ditemukan Meninggal di Pohon Bambu
Bayi 5 Bulan Korban Longsor Petungkriyono, Ditemukan Meninggal di Pohon Bambu (Ist)

PEKALONGAN, iNEWSDEMAK.ID – Salah satu korban longsor Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, adalah seorang bayi berusia lima bulan bernama Afkar Arbiyan. Tim SAR gabungan menemukan jasad bayi tersebut dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (22/1/2025) siang. 

Afkar ditemukan di sektor 1, tersangkut di pohon bambu tidak jauh dari rumahnya, pada pukul 12.05 WIB. Penemuan ini menjadi salah satu momen paling menyedihkan dalam proses pencarian korban longsor yang telah menewaskan total 21 orang hingga hari ini. 

Korban balita ditemukan oleh tim di lokasi yang cukup sulit diakses. Meski begitu, tim berhasil mengevakuasinya dengan cepat. Kami turut berduka cita atas tragedi ini,” ujar Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang. 

Selain Afkar, tiga korban lainnya juga ditemukan pada Rabu. Mereka adalah Aisyah (18), Ta'ari (41), dan Ta'adi (34). Total korban meninggal dunia hingga saat ini mencapai 21 orang, dengan lima korban lainnya masih dalam pencarian. 

Bencana longsor ini telah meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, khususnya warga Desa Kasimpar. Afkar menjadi korban termuda dalam tragedi tersebut. Pihak keluarga mengaku sangat terpukul, namun tetap berharap agar pencarian korban lainnya segera membuahkan hasil. 

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari 300 personel, terus melakukan pencarian dengan fokus pada beberapa lokasi, seperti rumah Sekretaris Desa dan aliran Sungai Welo. Proses pencarian sempat dihentikan sementara pada Rabu sore karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. 

“Untuk pencarian pada hari ini kami hentikan sementara karena hari sudah mulai gelap dan mendung juga di lokasi. Proses akan kami lanjutkan besok pagi,” kata Budiono. 

 

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut