Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buruh KAI Ikut Aksi May Day, Ini Tuntutannya!
Advertisement . Scroll to see content

KA Sancaka Utara Diminati Penumpang, Angkut 2 Ribu Orang dalam Sebulan

Rabu, 05 Maret 2025 | 11:37 WIB
  • author Taufik Budi
KA Sancaka Utara Diminati Penumpang, Angkut 2 Ribu Orang dalam Sebulan
KA Sancaka Utara Diminati Penumpang, Angkut 2 Ribu Orang dalam Sebulan (Ist)

SEMARANG, iNEWSDEMAK.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan KA Sancaka Utara sejak 1 Februari 2025, bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Dalam satu bulan pertama operasionalnya, KA yang melayani relasi Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap PP ini telah mengangkut sebanyak 2.079 penumpang di wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap KA Sancaka Utara cukup tinggi, terbukti dari jumlah penumpang khususnya yang naik di wilayah Daop 4 Semarang terdapat sebanyak lebih dari 2 ribu penumpang.

“Selama 28 hari perjalanan, KA Sancaka Utara melayani naik turun penumpang di beberapa stasiun wilayah Daop 4 Semarang, yakni Stasiun Cepu, Randublatung, Kradenan, Gambringan, dan Gundih. Rata-rata jumlah penumpang naik per hari mencapai 74 orang,” ujar Franoto.

Sedangkan untuk kedatangan penumpang, terdapat sebanyak 1.464 penumpang atau rata-rata 52 penumpang per hari yang datang atau tiba menggunakan KA Sancaka Utara di lima stasiun tersebut.

Berdasarkan data, okupansi atau keterisian tempat duduk dari KA Sancaka Utara pada relasi Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap mencapai 63 persen atau sebanyak rata-rata 286 penumpang per hari dari kapasitas 456 tempat duduk yang disediakan. Sementara itu, okupansi pada relasi sebaliknya, yakni Cilacap-Yogyakarta-Cepu-Surabaya, tercatat sebesar 47 persen dengan rata-rata per hari sebanyak 213 penumpang dari kapasitas yang sama.

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut