Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pesan Hasto dari Penjara: Hati-Hati Upaya Ambil Alih Partai
Advertisement . Scroll to see content

Reaksi Keras PDIP! Rocky Gerung Didesak Minta Maaf buntut Diduga Hina Presiden Jokowi

Selasa, 01 Agustus 2023 | 09:06 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Reaksi Keras PDIP! Rocky Gerung Didesak Minta Maaf buntut Diduga Hina Presiden Jokowi
Reaksi Keras PDIP! Rocky Gerung Didesak Minta Maaf buntut Diduga Hina Presiden Jokowi (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsDemak.id – Rocky Gerung Diduga hina Presiden Jokowi (Joko Widodo). Untuk itu, Rocky Gerung Rocky didesak meminta maaf.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengecam pernyataan Rocky Gerung yang diduga menghina martabat dan kehormatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami menilai pernyataan bahwa presiden itu sebagai 'baji*gan yang tolol' adalah puncak kerusakan akhlak, degradasi nalar, dan kemandulan akal sehat," kata Hasto dalam keterangannya, dikutip Selasa (1/8/2023).

Menurutnya, Rocky Gerung secara sadar berusaha menghasut publik dengan narasi yang sangat menghina, tendensius, dan nirbudi pekerti. Hasto mengatakan, PDIP menghormati setiap perbedaan pendapat dalam negara demokrasi. Baginya, hal tersebut juga menjadi kultur kepemimpinan Jokowi.

"Apa yang dilakukan Saudara Rocky Gerung sudah masuk delik penghinaan terhadap presiden, dan tidak bisa lagi dikategorikan sebagai kritik, dan bahkan sudah masuk ke kategori ujaran kebencian," ujar Hasto.

Dia mengatakan, PDIP mengecam pernyataan itu dan mendesak Rocky meminta maaf. Dia juga mengingatkan Rocky untuk tidak memanfaatkan kebebasan berpendapat untuk mencela presiden.

"PDI Perjuangan memprotes keras dan meminta Rocky Gerung untuk meminta maaf. Jangan manfaatkan kebaikan Presiden Jokowi yang membangun kultur demokrasi dengan respek terhadap kebebasan berpendapat dan berorganisasi, lalu dipakai mencela presiden dengan cara-cara yang tidak berkeadaban,” ujar Hasto.

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut