Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Pria di Pacitan Bacok 7 Tetangga, Pelaku Babak Belur Dihajar Warga
Advertisement . Scroll to see content

Teguh Imanto Belum Ditemukan, Keluarga Nyatakan Ikhlas

Senin, 27 Januari 2025 | 18:05 WIB
  • author Taufik Budi
Teguh Imanto Belum Ditemukan, Keluarga Nyatakan Ikhlas
Teguh Imanto Belum Ditemukan, Keluarga Nyatakan Ikhlas (Ist)

PEKALOGAN, iNEWSDEMAK.ID - Pencarian terhadap Teguh Imanto, warga Desa Kayupuring yang terseret arus Sungai Welo, belum membuahkan hasil. Teguh menjadi satu-satunya korban yang belum ditemukan setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kecamatan Petungkriyono pada Senin, 20 Januari 2025. 

Menurut Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, pencarian terhadap Teguh telah dilakukan sejak Rabu, 22 Januari, menyusul laporan kehilangan dari pihak keluarga. Tim SAR gabungan telah menyisir Sungai Welo dari Kafe Allo hingga Objek Wisata Black Canyon. Namun, hingga Jumat, 24 Januari, tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. 

"Dua jenazah sempat ditemukan di dekat Jembatan Sepingit berdasarkan laporan warga. Setelah itu, kami melanjutkan penyisiran lebih jauh dengan satu tim, tetapi korban terakhir atas nama Teguh Imanto tidak ditemukan," kata Budiono. 

Teguh diketahui terseret arus Sungai Welo saat melintas di Jembatan Sepingit yang terkena luapan air akibat banjir. Kejadian tersebut terjadi di luar lokasi utama longsor di Desa Kasimpar. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mengerahkan berbagai potensi yang ada. 

Pihak keluarga korban telah menerima kenyataan ini dengan penuh keikhlasan. Menurut Budiono, istri korban menyampaikan bahwa keluarga telah ikhlas dengan apa yang terjadi. Mereka juga menyatakan tidak keberatan jika operasi pencarian dihentikan. 

"Istri saudara Teguh menyatakan kepada kami bahwa keluarga telah ikhlas. Namun, Basarnas tetap akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Jika ada informasi penemuan korban, kami siap melakukan evakuasi sesuai permintaan keluarga," jelas Budiono. 

Keputusan keluarga untuk mengikhlaskan korban juga mendapat apresiasi dari Basarnas. Budiono menambahkan bahwa keselamatan dan layanan kepada masyarakat selalu menjadi prioritas utama tim SAR gabungan dalam menjalankan tugasnya. 

 

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut