Operasi Lalu Lintas: 59.776 Pelanggaran, Polisi Sebut Tidak Semua Ditilang

SEMARANG, iNEWSDEMAK.ID - Operasi Keselamatan Candi 2025 yang digelar oleh Ditlantas Polda Jawa Tengah berhasil menekan jumlah pelanggaran lalu lintas. Selama 14 hari operasi, tercatat 59.776 pelanggaran, turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan, menjelaskan, “Sebanyak 1.036 pelanggar ditindak melalui tilang ETLE statis, 2.128 dengan tilang ETLE mobile, dan 45.183 lainnya mendapat teguran.”
Jumlah teguran meningkat 30% dari tahun sebelumnya. “Penindakan yang dilakukan tetap mengedepankan upaya humanis, dengan fokus pada edukasi dan persuasi,” ujar Sonny.
Sonny menambahkan, “Penindakan hukum dilakukan sebagai langkah terakhir dengan mekanisme ETLE serta memberikan teguran kepada pelanggar.”
Pelanggaran terbanyak masih didominasi oleh pengendara sepeda motor, terutama penggunaan helm tidak standar (8.500 kasus), knalpot brong (5.585 kasus), dan melawan arus (1.264 kasus).
Editor : Taufik Budi Nurcahyanto