get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Warga Pesisir! Banjir Rob Diprediksi Landa Pantura pada 29 Maret

Ironi Catwalk di Desa Tenggelam: Perempuan Nelayan Demak Melawan Krisis Iklim

Sabtu, 15 Maret 2025 | 17:28 WIB
header img
Ironi Catwalk di Desa Tenggelam: Perempuan Nelayan Demak Melawan Krisis Iklim (Taufik Budi)

Fesyen show ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa dampak krisis iklim bukan sekadar isu global, tetapi nyata dan sudah dirasakan oleh banyak komunitas. Solidaritas dari berbagai pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat sipil, menjadi kunci agar warga pesisir seperti di Timbulsloko memiliki masa depan yang lebih baik.  

"Solidaritas membuat mereka bertahan, tetapi pada akhirnya, mereka butuh solusi nyata untuk benar-benar bisa hidup dengan layak," tandas Leya.

Peragaan busana ini menampilkan 20 karya dari Komunitas EMPU dan masyarakat pesisir Omah Petruk, menggunakan kain berbahan serat alam dengan pewarna alami. Karya ini berasal dari berbagai artisan, di antaranya:  

- Patanning.co (Sumba Timur)  

- Zie Batik (Semarang)  

- Moncer Art (Sragen)  

- Mlati Wangi (Semarang)  

- Rhabag (Semarang)  

- YC Aurart (Jakarta)  

- Lucy Chan  

- Swarna Bumi Ecoprint (Nganjuk)  

- Susi Shibori  

- Sora Shibori  

- Nine Penenun (Lombok Timur)  

- Collabox Creative Hub (Semarang)  

- Omah Petruk (Jepara)  

- Batik Demakan  

Editor : Taufik Budi Nurcahyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut