Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonomi Lokal Terdongkrak: Ribuan Pekerja Terserap di Pabrik Walet Demak
Advertisement . Scroll to see content

Warga Kendal Cegat Bus Karyawan Pabrik, Blokade Jalan buntut Dagangan Sepi Pembeli

Senin, 28 Agustus 2023 | 14:14 WIB
  • author Eddie Prayitno
Warga Kendal Cegat Bus Karyawan Pabrik, Blokade Jalan buntut Dagangan Sepi Pembeli
Warga Kendal Cegat Bus Karyawan Pabrik, Blokade Jalan buntut Dagangan Sepi Pembeli (Foto: Eddie Prayitno)

KENDAL, iNewsDemak.id – Warga kendal blokade jalan di depan pabrik PT Kayu Lapis Indonesia (KLI). Mereka menggelar protes dan cegat bus karyawan masuk pabrik akibat dagangannya tak laku karena sepi pembeli.

Puluhan warga Dusun Ngebum, Desa Mororejo Kaliwungu Kabupaten Kendal menggelar aksi turun ke jalan, Senin (2/8/2023) pagi. Aksi sengaja dilaksanakan pagi hari sebelum karyawan PT Kayu Lapis Indonesia (KLI)  masuk ke pabrik.

Sempat terjadi dorong-dorongan, saat warga mengadang bus yang hendak masuk ke pabrik. Aksi warga memblokir jalan dengan membentangkan spanduk tuntutan mengakibatkan macet panjang di jalan raya Ngebum.

Warga nekat merangsek mengadang bus karyawan di pintu masuk pabrik. Namun petugas Polres Kendal yang berjaga menghalaunya dan membuka jalan sehingga bus karyawan bisa masuk ke area pabrik.

Sebagai bentuk protes, warga kemudian duduk-duduk di depan pintu gerbang pabrik mengadang kendaraan yang akan masuk ke pabrik. Aksi warga ini menuntut pihak perusahaan yang memutuskan karyawan yang dijemput dengan bus tidak berhenti di lokasi tempat warga berjualan.

“Kebijakan ini membuat warga yang berdagang sepi, karena tidak ada karyawan yang membeli makanan di pos pemberhentian bus,” ungkap Ida Nuryanti.

Editor: Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut