Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Berpindah Kantor ke Ungaran, Kabupaten Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Penyiapan SDM Vokasi untuk Memajukan Industri Tekstil dan Produk Tekstil

Senin, 15 Agustus 2022 | 06:00 WIB
  • author Pipit Widodo
Penyiapan SDM Vokasi untuk Memajukan Industri Tekstil dan Produk Tekstil
Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) terus berupaya menjaga keselarasan antara pendidikan vokasi dengan industri. FotoDoc/Kemendikbudristek.

Mengingat kontribusinya terhadap pertumbuhan sektor industri manufaktur, serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat sebagai sektor padat karya dan berorientasi ekspor, Kemenperin menjadikan industri TPT sebagai salah satu dari tujuh industri prioritas pengembangan dalam Peta Jalan Making Indonesia 4.0, bersama dengan industri makanan dan minuman, industri kimia, industri otomotif, industri elektronika, industri farmasi, serta industri alat kesehatan.
 
Dengan penerapan teknologi industri 4.0, industri TPT menurut Sesjen Dody, akan mampu mengembangkan produk-produknya sesuai dengan kebutuhan dan tren yang berkembang. Antara lain memenuhi kebutuhan pasar akan functional apparel maupun technical textile yang dibutuhkan oleh sektor-sektor lain, seperti bidang penerbangan, kesehatan (biomedis), otomotif, pertanian, konstruksi, dan sebagainya.
 
Industri tekstil modern Indonesia diawali dengan berdirinya Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) pada tahun 1922. Sehingga telah mencapai satu abad atau 100 tahun di tahun 2022 ini. TIB merupakan cikal bakal institusi pelayanan jasa industri di lingkungan Kemenperin, yaitu Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) yang berlokasi di Bandung, yang juga membidani pendidikan vokasi tekstil tertua di Indonesia yang sekarang bernama Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung.
 

Editor: Setia Naka Andrian

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut