Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi Bertemu Presiden Jokowi, Usul Tunjangan Profesi Guru Tak Dihapus
Advertisement . Scroll to see content

S-2 PBSI UPGRIS Berupaya Menyikapi Tantangan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Jum'at, 24 Juni 2022 | 11:30 WIB
  • author Pipit Widodo
S-2 PBSI UPGRIS Berupaya Menyikapi Tantangan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
S-2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyelenggarakan Sering (Seminar Daring) dengan tajuk 100 Doktor UPGRIS dalam rangka Dies Natalis UPGRIS ke-41 (22/6/2022) (Ist).

SEMARANG – Didapati tantangan tersendiri pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dalam menyambut Era Industri 4.0 menghadapi Society 5.0. Menyikapi hal tersebut, program studi S-2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyelenggarakan Sering (Seminar Daring) dengan tajuk 100 Doktor UPGRIS dalam rangka Dies Natalis UPGRIS ke-41 pada 2022 ini.

Kali pertama diselenggarakan Sering #10 dengan megangkat tema “Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Geliat Era Industri 4.0, dengan menghadirkan pembicara Dr. Ika Septiana, S.Pd., M.Pd. (Dosen Prodi S-2 PBSI UPGRIS) dan Dr. Nazla Maharani Umaya, M.Hum. (Sekretaris Prodi S-2 PBSI UPGRIS), serta dengan moderator Yuli Kurniati Werdiningsih, S.S., M.A., yang terselenggara pada Rabu (22/6/2022).

Pada kesempatan tersebut, Ika Septiana memaparkan mengenai Digitalisasi Pembelajaran Bahasa Indonesia. “Kiranya pembelajaran yang dilakukan pada saat ini terutama saat pandemi, kita sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital,” ungkap Ika.

Editor: Setia Naka Andrian

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut